Untuk seorang Ayah

0
Posted by: dhe_blog's, 0 komentar

Andai waktu bisa diputar balik, ingin aku bersujud dan berkata pada ayahku, “Ayah maafkan semua kesalahanku kepada ayah, aku sering melakukan kesalahan kepada ayah entah itu lisan atau perbuatan.”
Aku masih ingat ketika masih kecil, selalu dibenceng di belakang sepeda ontel. Tiap sore beliau selalu mengajakku jalan naik sepeda ke warung. Saat itu keluarga kita hidup sangat sederhana yang sangat berbeda drastis dengan kehidupan sekarang ini yang serba berkecukupan. Aku masih ingat ketika dulu aku mau minta dibelikan mainan pasti tidak dikabulkan permintaanku, tetapi aku berbeda dengan anak lain yang pasti ngamuk atau merengek-rengek minta dibelikan, aku hanya diam dan bersabar dengan keadaan. Aku juga mempunyai kaka perempuan, beda umur ku sama kaka ku 2 tahun. Aku sering diakalin kaka ku, kalau berkelahi itu wajar antar kaka dan adik. Tapi yang paling unik di antara kami berdua adalah, kami tidak pernah merasa iri ketika salah satu diantara kami dibelikan sesuatu, yang penting kami bisa berbagi. Perubahan yang terjadi dikeluarga ku sangat terasa ketika lahir seorang bayi mungil dari rahim ibu ku, dan akhirnya aku punya adik dengan beda umur 12 tahun. Adik ku terlahir prematur, karena ibuku berumur 40tahunan ketika melahirkan dan ketika itu ibuku darah tinggi. Alhamdulillah adik kecilku itu sekarang sudah besar.
Hubungan aku dengan kaka dan adikku baik-baik saja, kami bisa berbagi dan saling menjaga perasaan antarsaudara. Kami berusaha agar tidak mengecewakan orangtua kami.
Aku dan ayahku sangat jarang bicara, karena ayahku orangnya pendiam. Palingan juga sepatah dua patah dia bebicara dengan ku, tidak seperti ayah dan anak yang selalu bermain bersama. Untuk hubungan dekat atau tidak dekat antara aku dan ayahku sangat sulit diungkapkan. Walaupun ayanhku pendiam, beliau sangat sayang pada keluarga dan anak-anaknya. Misalnya saja, ketika beliau pergi ke Martapura ke tempat nenekku, pasti tidak pernah menginap di sana malah pulang hari itu juga, katanya sih tidak ingin jauh dari istri dan anak. Hal itu lah yang kurindukan dari seorang Ayah, tetapi sekarang beliau pergi untuk selamanya meninggalkan keluarganya.
(Masih Belum Selesai)


Hitam Putih

0
Posted by: dhe_blog's, 0 komentar

Kali ini judul postingan saya hitam putih bermaksud untuk memberitahu seragam saya KKN PPL, kemeja hitam dan celana kain hitam plus sepatu pantofel, hehehe...... (bangga lho pakai seragam ini)
Tepat hari rabu, 2 Februari 2011 Kelompok KKN PPL ku (waskito, aku, nilam, nora, ijah, lilis, cinta, dan nana) mendapatkan lokasi KKN PPL di SLB Karnnamanohara. Dosen Pembimbing Lapangan atau biasa disingkat DPL nya Ibu Endang, dosen yang kami hormati. Hari pertama observasi KKN PPL kami lumayan mendapatkan kejutan, karena kami sudah diberi jadwal tiap anggota kelompok untuk ditempatkan ditiap-tiap kelas. Tapi berhubung semuanya terasa mendadak, untuk hari pertama itu kami cuman keliling kelas untuk perkenalan, dan menghubungi masing-masing guru pembimbing. Observasi sebenarnnya akan dimulai dari hari senin minggu depan, 7 Februari 2011 sampai dengan tanggal 16 Februari 2011. Di hari pertama observasi ini, kami sudah diberikan program kelompok untuk sekolah. Selama ini, kami terima apa adanya dulu dan kami harus menjaga kekompakan dan kerjasama antar anggota kelompok agar terjalin harmonis.


 
photo

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Integer massa. Duis vel libero vitae leo placerat blandit. Sed a nisi ac turpis facilisis facilisis. Pellentesque ut enim. Nam mollis ante. Quisque a eros. Fusce rutrum. Donec suscipit lobortis turpis.

@Tue 24 Feb, 2009 20:16Green Banner: 24 February, 2009Green Banner Vector Graphic http://tinyurl.com/an5ptx

Template and Icons by DryIcons.com